Tuesday, October 1, 2013

Nikmatnya waktu berzina

Nikmatnya waktu berzina
Maraknya pembunuhan sadis terhadap wanita, sebagaimana yang diberitakan di banyak media, membuat kita seharusnya prihatin akan kondisi tersebut, dan mencoba mengambil pelajaran dari setiap kejadian agar kita bisa menarik kesimpulan penyebab dan mendapatkan solusi agar hal tersebut tidak terulang lagi. Kalau kita perhatikan dari setiap pemberitaan dalam masalah ini, penyebab dominan terjadinya penganiayaan sampai ke pembunuhan terhadap wanita adalah di awali adanya hubungan asmara yang terkadang di iringi dengan perbuatan zina. Sehingga kesimpulan sementara penyebab pembunuhan sadis terhadap para wanita adalah hubungan asmara yang ujung-ujungnya untuk berzina.

Untuk itu akan kita coba untuk menguraikan seberapa hebat nikmatnya waktu berzina..? Sehingga banyak para wanita rela mengorbankan banyak uang untuk berpenampilan menarik, sampai merubah bentuk wajah hanya untuk agar para lelaki tertarik dan mendapatkan kenikmatan sementara... Bayangkan biaya puluhan juta hanya untuk mendapatkan kenikmatan sekitar 5 menit...? sangat tidak masuk akal... Belum lagi stress sebagai efek samping dari hubungan asmara, plus bonus menghilangnya nyawa dari raga, ketika lelaki yang di kagumi memiliki emosional yang tidak wajar... Entah mau di bilang manusia seperti apa mereka ini... 

Coba kita merenungi prilaku para wanita dalam proses menuju nikmatnya zina, seperti yang di uraikan berikut ini :
  1. Berawal dari sikap anti hijab, dengan mengatasnamakan HAM hingga bebas dalam berpakaian, dan berdalil yang penting hatinya baik tidak penting tampilan luarnya. Padahal tujuannya berpenampilan ala zaman purba kala tersebut adalah agar para lelaki bisa tertarik ketika memandangnya. Tidak mungkin tujuannya selain "caper", karena jika memang tidak ingin "caper" harusnya dia menjaga diri dan penampilannya, agar tidak ada yang melirik dan tertarik padanya.
  2. Banyaknya lelaki yang tertarik dan tergoda sebagai sebab akibat dari tampilan wanita. Padahal banyak hal yang bisa saja terjadi sebagai sikap ketertarikkan para lelaki kepada wanita, mulai dari sekedar iseng menggoda sampai melakukan tindak kejahatan. Jadi jangan salahkan para lelaki, karena tidak mungkin ada niat tanpa ada kesempatan, justru karena ada kesempatan maka muncul niat.
  3. Terjalinnya hubungan asmara, di sebabkan rasa saling tertarik. Sekiranya langsung menikah sih gak masalah. Tetapi jika hubungan ini hanya untuk di jadikan senjata para lelaki yang ingin merenggut kenikmatan sementara, maka hal ini menjadi musibah.
  4. Terjadinya zina, sebagai akibat dari syahwat yang selalu dipancing dengan berduaan. Dilakukannya zina karena syahwat yang sudah tidak terbendung lagi. Dan inilah awal dari hancurnya kehidupan wanita dan lelaki.
  5. Pertanggungjawaban dari hasil hubungan zina. Apa saja yang akan di lakukan baik dari wanita maupun dari laki-laki setelah menikmati zina dengan durasi paling 15 sampai 60 menit..? ya mungkin..
    • Wanitanya di tinggalin lelakinya..
    • Wanitanya menuntut di nikahi..
    • Lelaki menghilangkan jejak hingga menghilangkan nyawa.
    • Merasa bersalah.
    • Malu dengan masyarakat.
    • Terkena penyakit ketagihan zina...
    • (silahkan tinggal pilih saja...)
Lalu sebandingkah nikmatnya waktu berzina dengan hasilnya...? Apakah solusi agar pembantaian terhadap wanita bisa berhenti..? Tentu tidak dengan melarang lelaki melirik.. khan..? dan juga tidak dengan memusnahkan semua spesies laki-laki.... Yang jelas solusinya jagalah para wanita anda, mulai dari penampilan dan tentunya jaga jarak hubungannya dengan para lelaki yang bukan mahromnya...., Hindari dari pandangan para lelaki secara langsung yang bisa memancing ketertarikkan dan berlanjut dengan hal-hal negatif lainnya.

Sungguh ironis bukan..?, sejam sebelumnya di ketahui sedang merawat diri di salon, tetapi sejam kemudian sudah ada di selokan dengan bentuk yang tidak jelas... Karena hasil salon menggoda para lelaki untuk memasukkannya ke selokan....waliyadzubillah...

13 comments:

  1. Artikel yang bagus dan mendidik..semoga yang membaca postingan ini terus istikomah menjaga kemaluannya dan kehormatannya..aminnnnn Salam BW

    ReplyDelete
  2. jadi pantas bila di neraka banyak perempuan :D
    mari kita kuatkan kembali iman kita yang semakin terpengaruh oleh zaman sekarang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. klo urusan zina sama-sama neraka.. tapi klo masalah yang banyak perempuan karena perempuan banyak mengeluh...setahu saya sih gitu.. Allahu'alam..

      Delete
    2. owhh.. banyak mengeluh kang? saya baru denger tuh kang? hatur nuhun pisan :)

      Delete
  3. kenikmatan dunia yang sementara ya mas, padahal di akherat siksa yang kekal abadi, seandainya mereka menyadari itu mungkin bisa mengerem unuk untuk berbuat demikian

    ReplyDelete
  4. itulah pentingnya berhijab dan membiasakan diri tidak berkhalwat dan berikhtilat

    ReplyDelete
  5. demikianlah yang terjadi bila sebagai hamba ALLAH tetapi tidak mengikuti tuntunan dari-NYA dan menjauhi larangan-NYA..........salam :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap begitulah.. masa dandan habis-habisan cuma untuk di bunuh ya kang...

      Delete
  6. enak diawal saja bagi perempuan, akhirnya hina dan merana.
    mengapa perempuan betul2 dijaga oleh agama islam salah satu yang sudah tersingkap ya ini ni mas. perempuan memang lemah di logika, pakai perasaan sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali mas agus... apakah para wanita tidak mau mengambil pelajaran dari setiap kejadian ini ..?

      Delete